Belanda merupakan salah satu negara di Eropa yang terletak di barat laut antara Jerman dan Belgia. Secara geografis Belanda adalah negara yang kecil dibanding dengan Indonesia. Di dalam sejarah Indonesia, Belanda merupakan negara penjajah yang memberikan banyak pengaruh baik dibidang budaya, serta pemerintahan di Indonesia. Walaupun demikian tidak dipungkiri bahwa Belanda adalah salah satu negara yang memberikan banyak kontribusinya bagi banyak negara baik dari segi politik, budaya maupun ekonomi.
Dalam aspek pendidikan, Negara ini memberikan kesempatan serta peluang yang besar bagi para pelajar dari seluruh penjuru dunia untuk menuntut ilmu. Negara ini merupakan tujuan pendidikan yang paling diminati oleh pelajar Indonesia. Bunga tulip, Keju dan Kincir angin menjadi simbol negara ini.
Berbicara mengenai Kincir angin, saya teringat tentang salah satu buku yang membahas tentang salah satu cara alternatif pembangkit listik tenaga air. Sebenarnya Kincir angin sebelumnya digunakan untuk menumbuk biji-bijian dan memompa air atau mengairi sawah. tetapi penemuan tersebut dikembangkan menjadi sebuah mesin pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air, mengingat bahwa belanda merupakan negara yang terletak diatas permukaan air. Seorang Denmark bernama Poul La Cour yang lahir di wilayah peternakan, telah membuat kincir angin pertama kalinya di Denmark. Beliau terinspirasi oleh penemuan De Buijs Ballot, seorang ilmuwan Belanda yang berhasil menemukan terlebih dahulu teknik pembuatan kincir angin. Ini membuktikan bahwa Belanda adalah negara yang memiliki banyak sumber penemuan serta pengetahuan yang kaya, tentunya dilihat dengan banyaknya orang yang ingin belajar di negara ini serta ilmuwan-ilmuwan terlahir yang terinsiprasi oleh ide-ide dan pemikirannya. Sudah berabad-abad bahwa negara ini bisa dikatakan sebagai kiblat ilmu pengetahuan, dari mulai hukum, perdagangan, pemerintahan dan pembangunan.
Contoh lain yang telah diaplikasikan oleh negara lain yang rentan dengan bencana banjir yaitu Delta plan. Penemuan ini merupakan penemuan yang sangat menguntungkan bagi banyak orang tak terkecuali orang Belanda sendiri serta negara lain yang menggunakan cara ini untuk mencegah bencana banjir. Delta plan dikeluarkan oleh komisi delta pada tanggal 21 februari 1953, proses ini dikenal dengan membangun tanggul atau polder pada permukaan sebuah rawa atau laut. Sebagai bentuk penemuan ini berguna bagi masyarakat luas yaitu pembangunan saluran air atau got (dikes). Walau got di Indonesia masih jauh dari sempurna tidak seperti di negara kincir angin itu, tetapi paling tidak dapat menjadi inspirasi dalam hal pembangunan.Ini merupakan bukti bagi kita dan masyarkat luas bahwa buah pemikiran dari negara keju tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat luas baik di negara itu sendiri atau seluruh dunia.
Jadi, menurut saya bahwa kita harus belajar dari sejarah seperti Bung Karno dengan Jasmerah-nya. Disamping bahwa dalam sejarah Belanda adalah negara penjajah tetapi disisi lain Belanda memberikan banyak pengaruh dalam pembentukan negara kita Indonesia. Pada masa kini, negara ini memberikan kontribusi paling besar dari seluruh dunia untuk mencerdaskan bangsa kita dengan memberikan peluang serta peran pendidikan untuk mencapai goal-nya. Dengan kata lain bahwa pembangunan dari suatu negara tergantung dari sejauh mana para masyarakatnya dapat berfikir luas. "Black isn't meant as bad colour historically, but how we see and face those what had supposed to be". Dengan kata lain sesuatu yang memiliki sejarah kelam bukan berarti selamanya akan hitam tetapi seiring berjalannya waktu negara, orang serta sesuatu di dunia ini akan berubah. Maka sudah menjadi sebuah realitas bahwa kenyataan bukanlah suatu yang harus dihindari tetapi dihadapi dengan segala resiko dan konsekuensi yang ada.
Teguh,
Belanda tak pernah Mati di Hati Indonesia
http://kompetiblog2010.studidibelanda.com/banner/kompetiblog2010.png
